Loading color scheme

Deklarasi Sekolah Ramah Anak

by Administrator 12

Dihadiri sejumlah komponen warga mulai unsur guru, pimpinan sekolah, karyawan, komite sekolah, orangtua, dan Pengawas Sekolah, Cabang Dinas Wilayah VII dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, SMA Negeri 3 Surakarta mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Ramah Anak (SRA ), Jumat (19/3/2021).

Deklarasi Sekolah Ramah Anak merupakan komitmen atau komitmen seluruh warga SMA Negeri 3 Surakarta untuk mewujudkan sekolah dalam menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggung jawab di sekolah, “kata Kepala SMA N 3, Agung Wijayanto, S .Pd, M.Pd, saat mempersiapkan acara yang digelar di Aula SMA Negeri 3 Surakarta, Kerkop, Jebres, Solo. 

Acara ini dilaksanakan pada Jumat, 19 Maret 2021 di Kerkoff SMA Negeri 3 Surakarta. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah, Bapak Ibu guru, Karyawan, Komite Sekolah, Pengawas Sekolah Cabang Dinas Wilayah VII, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Sebelum masuk ke dalam ruang Audio Visual (AV), seluruh hadirin mencuci tangan terlebih dahulu dan dilakukan pengecekan suhu badan menggunakan thermogun.

Dimulai pada pukul 07.00 WIB, kegiatan deklarasi sekolah ramah anak ini diawali dengan sambutan oleh Bapak Agung Wijayanto S.Pd., M.Pd. selaku Kepala SMAN 3 Surakarta lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Anggota Komite SMAN 3 Surakarta, Dr. Muhammad Masykuri, Kepala Cabang Dinas Wilayah VII Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Edi Purwanto S.E., MM., serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dra. Islamtini.

Para guru dan seluruh komponen SMA Negeri 3 Surakarta mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Ramah Anak.

Menurut Bapak Agung Wijayanto, sekolah ramah anak merupakan institusi yang menghargai hak anak untuk memperoleh pendidikan, kesehatan, dan kesempatan untuk bermain. Sekolah yang ramah anak melindungi anak dari pelecehan dan kekerasan serta memberi kesempatan kepada anak untuk mengungkapkan pendapatnya secara terbuka.

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, Bapak Ibu Guru SMAN 3 Surakarta membacakan teks deklarasi Sekolah Ramah Anak bersama-sama. Isi teks deklarasi tersebut, yaitu yang pertama, seluruh komponen warga sekolah siap meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Kedua, mewujudkan sekolah sebagai komunitas pembelajaran dan tempat pendidikan yang aman, ramah, bersih, sehat, hijau, rindang, dan nyaman bagi tumbuh kembang peserta didik. Ketiga, siap memberikan kesetaraan hak pendidikan tanpa diskriminasi. Keempat, menghargai hak-hak anak, menjadi motivator dan fasilitator serta menjadi sahabat bagi peserta didik. Kelima, menciptakan lingkungan sekolah yang bebas vandalisme, kekerasan fisik, non fisik, dan bentuk kekerasan lainnya. Keenam, menciptakan lingkungan  sekolah sebagai tempat mengembangkan berbagai kemampuan bakat minat anak dan kepribadian yang berkarakter. Dan yang terakhir, menciptakan lingkungan sekolah bebas asap rokok, minuman keras, dan NAPZA.

Setelah pendeklarasian tersebut, ada penandatanganan bukti pendeklarasian Sekolah Ramah Anak. Penandatangan di MMT Deklarasi Sekolah Ramah Anak dilakukan oleh Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah Cabang Dinas Wilayah VII, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Perwakilan Komite, Perwakilan Guru, Perwakilan Siswa, Perwakilan Karyawan, dll.

Acara selesai pada pukul 09.15 WIB dan dilanjutkan dengan acara foto bersama. Seluruh penyelenggaraan acara dari awal hingga akhir tetap menerapkan protokol kesehatan menggunakan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak.

 

 

video

Leave your comments

Comments

  • No comments found