Print

Renovasi Lab

Mohon maaf .. Lab. Komputer SMA Negeri 3 Surakarta sedang direnovasi, sehingga beberapa link yang terhubung ke server yang ada di lab tersebut tidak bisa terkoneksi.

 

Print

DIKLAT PUNCAK MPK ANGKATAN 14

 

(18/12) Bertepatan dengan hari libur pertama SMA Negeri 3 Surakarta, MPK SMAGA tidak langsung mengistirahatkan diri mereka. MPK Angkatan 13 justru mengadakan ‘Diklat Puncak’ untuk MPK angkatan 14. Tak ingin kalah dengan matahari, mereka memulai acara pembukaan pada pukul 05.15 WIB di Smaga lokasi Kerkof.

Menurut Muh. Irfan Cahyo selaku Ketua Pelaksana, acara ini bertujuan untuk lebih memantapkan adik-adik angkatan 14 menjadi anggota MPK. “Alhamdulillah, acara berjalan lancar tanpa hambatan, sudah sesuai yang direncanakan” ujarnya. Selain itu dia berharap semoga SMAGA dan MPK selalu maju terus menjadi lebih baik.

Acara resmi selesai pukul 17.30 WIB dengan penyematan badge MPK pada masing-masing peserta diklat oleh MPK angkatan 13. Meskipun melelahkan sekaligus menengangkan, salah satu peserta, Elsa Mukti Atmaja (X SBI 7), mengakui diklat tersebut maknanya besar dan tidak akan dilupakan. “Makna yang paling berkesan di diklat ini untuk menyadarkan kita bahwa angkatan 14 itu satu.” , ucapnya berseri-seri.

Print

Aksen XVIII “METAMORPH ON ART EUPHORIA”

 

(11/12) OSIS SMA Negeri 3 Surakarta mempersembahkan AKSEN“Ajang Kreasi dan Seni”  XVII. AKSEN ke kali ini dilaksanakan di Taman Balekambang Surakarta dari pukul 08.00 – 17.00 WIB. Acara yang dihadiri sekitar 2500 penonton ini diawali dengan demo kirab semua sub seksi (subsie) SMA Negeri 3 Surakarta dengan start pintu gerbang Taman Balekambang Surakarta. Setiap sub seksi membawa plakat sebagai ciri yang menunjukkan identitas mereka. Kelompok Fixie juga ikut bergabung saat barisan subsie melewati Lapangan Tenis Manahan Surakarta. Rute demo mereka berakhir di lokasi AKSEN XVIII sambil meneriakkan “SMAGA JAYA”. Mengawali AKSEN XVIII, Kelompok Paduan Suara dari Kesenian Nasional (Kesnas) SMA Negeri 3 menyanyikan Himne dan Mars SMA Negeri 3 Surakarta. Setelah sambutan Ketua Pelaksana Aksen XVIII, Bayu Ari Sugiarto, dan Kepala Dinas Dikpora, AKSEN XVII resmi dibuka dengan penerbangan balon warna-warni sejumlah 18 buah.

Dimulai dengan Twelve Feet Band, band-band berlabel SMA Negeri 3 Surakarta beraksi satu persatu. Study Teater Smaga ikut memeriahkan dengan drama musical berjudul “Rama dan Sinta” dengan improvisasi mereka. Guru-guru Smaga pun tak ingin kalah muka, band mereka membawakan sejumlah lagu lama popular.

Semakin sore, pengunjung semakin memadati lokasi. EndahnRhesa sebagai guest star yang paling ditunggu  oleh penonton perform sekitar pukul 16.45.Penonton pun dengan antusias menyambut penampilannya yang memukau.pembawaan nya yang romantis,tenang, serta bisa berkomunikasi dengan penonton menjadi andalannya,tak ayal banyak penonton yang histeris,apalagi ketika EndahnRhesa membawakan lagu “when you love someone”

Aksen XVIII resmi berakhir sekitar pukul 18.00,setelah guest star EndahnRhesa selesai membawakan 6 buah lagu yang benar-benar mengguncang taman balekambang kali itu.Terima kasih SMAGA,terima kasih para audience, terima kasih kepada para pendukung acara,terima kasih para sponsor dan donator Aksen  XVIII,terima kasih EndahnRhesa .

Print

Diklat Puncak Pasjub Angkatan 18

Tanggal 19 – 20 November 2011 Subsie Pasukan Tujuh belas(Pasjub) mengadakan Diklat Puncak di SMA 3 Surakarta lokasi Kerkoff .Kegiatan tersebut diikuti oleh 17 orang calon anggota Pasjub angkatan 19, 17 orang anggota Pasjub angkatan 18 dan sekitar 10 orang anggota Pasjub angkatan 17.  

”Diklat ini bertujuan untuk meregenerasi anggota Pasjub angkatan 19.” Ujar Ketua Pelaksana diklat Pasjub, Qosim Azam. “Acara tersebut berlangsung lancar sampai akhir dan keseluruhan acara menyenangkan bagi semuanya”, lanjutnya. Acara tersebut diakhiri dengan upacara penutupan serta penyematan badge dan topi Pasjub angkatan 18 kepada angkatan 19.

Walaupun lelah, seluruh peserta mengaku senang dan lega karena telah menyelesaikan salah satu kegiatan wajib mereka sebagai anggota Pasjub yang baru. “Jujur kegiatan ini menyenangkan bagi saya dan saudara-saudara yang lain, tapi sempat tegang juga” kata seorang peserta sehabis upacara penutupan. Ia juga mengaku terharu atas penyematan badge dan topi Pasjub pada dirinya dan saudara-saudaranya, dia juga berharap agar kedepannya Pasjub menjadi lebih baik lagi.

Demikian mengenai diklat puncak Pasjub, semoga dapat bermanfaat

Diklat Pasjub