Print

Pendidikan Karakter dan Budi Pekerti Peserta Didik

            Berkenaan dengan pendidikan budi pekerti dan karakter bagi peserta didik kelas X dan XI maka sekolah mengadakan kegiatan peningkatan keimanan dan ketakwaan, yaitu pendalaman kitab suci bagi siswa Non-muslim dan pendalaman ajaran agama bagi siswa Muslim. Acara ini dilaksanakan pada Hari Senin, 5 Juni 2017 bagi murid kelas X dan Hari Selasa, 6 Juni 2017 bagi kelas XI. Bagi siswa Non-muslim, acara dilaksanakan pada pukul 07:00 sampai dengan pukul 12:00, sedangkan bagi siswa Muslim acara dilaksanakan dari pukul 12:00 sampai waktu berbuka puasa. Acara diawali dengan pembukaan oleh perwakilan Kepala SMAN 3 Surakarta, kemudian masing-masing acara dilanjutkan dengan materi – materi yang diajarkan.

Print

ISCO 2017

            GMS atau Gebyar Muslim Smaga merupakan salah satu program kerja yang diadakan oleh subsie Rohis SMA N 3 Surakarta. GMS kali ini mengambil tema “Muda Islami Berprestasi” yang dibagi menjadi 2 acara yaitu ISCO (Islamic Competition) dan Kajian Akbar bagi siswa kelas 10 dan 11 SMA N 3 Surakarta.

            ISCO dilaksanakan pada hari Minggu, 30 April 2017 pukul 07.00 – 15.00. Lomba ini ditujukan kepada siswa SMP se eks-karesidenan Surakarta. Lomba lomba yang diadakan diantaranya: Da’I, CCAI (Cerdas Cermat Agama Islam ), mading 3D, murottal, tahfidz, dan kaligrafi. Sebelum acara dimulai, peserta dipersilahkan daftar ulang dan diberi arahan di Aula SMA Negeri 3 Surakarta bersama pendamping. Acara dimulai dengan sambutan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah lomba dilaksanakan, peserta dipersilahkan untuk istirahat. Setelah istirahat selesai, panitia mengumumkan pemenang dari masing-masing lomba.

            1 minggu setelah ISCO dilaksanakan, panitia melaksanakan acara kedua, yaitu Kajian Akbar bagi para siswa muslim SMA N 3 Surakarta yang dihadiri oleh Burhan Shodiq. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan pembukaan oleh Kepala SMA N 3 Surakarta. Setelah pembukaan Ustadz Burhan Shodiq dipersilahkan untuk menyampaikan ceramahnya. Setelah selesai menyampaikan ceramah, siswa diminta untuk merangkum ceramah yang baru saja disampaikan.